SINGKAWANG, iNews.id - RSU Harapan Bersama Singkawang memiliki perjalanan panjang selama 47 tahun dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Berawal dari sebuah klinik bersalin,fasilitas kesehatan ini kemudian berkembang menjadi rumah sakit ibu dan anak, hingga akhirnya bertransformasi menjadi rumah sakit umum swasta tipe C yang melayani masyarakat Singkawang dan berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
Saat ini, RSU Harapan Bersama memiliki kapasitas 170 tempat tidur, berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,3 hektare dengan luas bangunan eksisting kurang lebih 6.000 meter persegi. Seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan, rumah sakit sedang menjalankan program pengembangan dalam empat tahapan. Setelah seluruh tahapan pembangunan selesai, total luas bangunan direncanakan mencapai sekitar 15.000 meter persegi.
Pembangunan tahap pertama telah hampir seluruhnya rampung. Tahap ini meliputi pembangunan gedung gizi, gedung jenazah, tempat pembuangan sampah sementara, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Seluruh bangunan penunjang pada tahap pertama telah selesai ,sementara Gedung KRIS telah mencapai sekitar 98 persen penyelesaian.
Gedung KRIS dibangun dua lantai dengan 41 kamar dan kapasitas total 123 tempat tidur. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen RSU Harapan Bersama dalam menyesuaikan fasilitas rawat inap dengan kebijakan Kelas Rawat Inap Standar, serta meningkatkan kenyamanan dan mutu pelayanan bagi pasien.
Rumah sakit juga menerapkan konsep pengelolaan lingkungan melalui IPAL dengan sistem pemanfaatan kembali air hasil pengolahan. Air yang telah melalui proses pengolahan tidak langsung dibuang, tetapi dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan flushing toilet. Konsep ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan air sekaligus meminimalkan dampak pembuangan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Gandeng Investor untuk Lanjutkan Pengembangan
Untuk melanjutkan pembangunan ke tahap berikutnya, RSU Harapan Bersama menggandeng investor. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Multi Visi Indonesia yang dipimpin oleh Direktur Utama, Andi Arif telah dilakukan pada Senin (3/8/2026). Melalui kerja sama tersebut, investor menyatakan kesediaannya untuk mendukung pembiayaan pengembangan RSU Harapan Bersama.
Penandatanganan MoU berlangsung di Le Medina Singkawang dan dihadiri Wali Kota Singkawang, jajaran pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pihak kontraktor yang saat ini mengerjakan pembangunan rumah sakit. Tahapan selanjutnya antara lain mencakup pengembangan gedung pelayanan lima lantai yang akan mendukung peningkatan kapasitas dan kelengkapan layanan rumah sakit.
Siapkan Layanan Unggulan dan Regenerative Medicine
Pengembangan RSU Harapan Bersama tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Rumah sakit juga mempersiapkan sejumlah layanan unggulan non-BPJS yang diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Singkawang, daerah lain di Kalimantan Barat, serta dalam jangka panjang masyarakat dari kawasan perbatasan, termasuk Malaysia.
Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah regenerative medicine, termasuk layanan berbasis stem cell. Untuk pengembangannya, RSU Harapan Bersama telah menjalin kerja sama dengan PT Sinergi Tiga Medika yang didukung oleh SCCR di Semarang, Klinik Regenerasia dan CellTech.
Stem cell atau sel punca merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel tertentu. Dalam bidang kedokteran regeneratif, teknologi sel punca terus diteliti dan dikembangkan untuk membantu perbaikan atau regenerasi jaringan yang mengalami kerusakan.
Pengembangan layanan di RSU Harapan Bersama nantinya akan diarahkan tidak hanya pada bidang estetika dan anti-aging, tetapi juga pada potensi aplikasi medis untuk berbagai penyakit degeneratif dan kondisi tertentu, dengan tetap mengikuti bukti ilmiah, indikasi medis, standar keselamatan, serta ketentuan dan regulasi kesehatan yang berlaku.
Selain regenerative medicine, RSU Harapan Bersama merencanakan pengembangan Aesthetic and Anti-Aging Center. Layanan ini akan dipadukan dengan pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif,termasuk Traditional Chinese Medicine (TCM) yang dikombinasikan secara terukur dengan pelayanan kedokteran modern. Integrasi tersebut diharapkan memberikan pilihan pelayanan yang lebih luas dengan tetap mengedepankan aspek keamanan pasien dan standar medis.
Rumah sakit juga akan mengembangkan layanan Medical Check-Up (MCU) Premium dengan fasilitas pemeriksaan yang lebih lengkap, nyaman, dan terintegrasi. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Singkawang dan Kalimantan Barat yang selama ini memilih melakukan pemeriksaan kesehatan ke kota lain atau ke Kuching, Malaysia.
Melalui pengembangan layanan tersebut, penyediaan alat kesehatan akan didukung oleh PT Sinergi Tiga Medika. RSU Harapan Bersama berharap tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, tetapi juga ikut membangun potensi Singkawang sebagai salah satu tujuan layanan kesehatan di Kalimantan Barat. Kehadiran pasien dari daerah sekitar maupun kawasan perbatasan diharapkan turut memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan kunjungan ke Kota Singkawang.
47 Tahun Mendapat Kepercayaan dan Pengakuan
Selama 47 tahun perjalanan pelayanannya, RSU Harapan Bersama telah tumbuh bersama masyarakat. Kepercayaan tersebut tidak hanya tercermin dari keberlanjutan pelayanan rumah sakit, tetapi juga melalui berbagai bentuk pengakuan dan penghargaan yang telah diterima dari masyarakat maupun pemerintah atas kontribusi rumah sakit dalam pelayanan kesehatan.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026), RSU Harapan Bersama kembali menerima dua penghargaan sekaligus. Pemerintah Kota Singkawang melalui Wali Kota Singkawang, Chai Chui Mie, memberikan piagam penghargaan kepada RSU Harapan Bersama atas kontribusi dan dukungannya untuk Kota Singkawang.
Pada hari yang sama, RSU Harapan Bersama juga menerima Piagam Penghargaan Gubernur Kalimantan Barat atas capaian pelayanan KB pascapersalinan (KBPP) terbanyak. Penghargaan tingkat provinsi tersebut diberikan di Kota Pontianak. Dua penghargaan yang diterima pada Senin (17/8/2026), menambah rangkaian penghargaan yang sebelumnya telah diperoleh RSU Harapan Bersama dan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Memasuki usia ke-47 tahun, RSU Harapan Bersama membawa perjalanan panjang dari sebuah klinik bersalin menuju rumah sakit umum yang terus berkembang. Dengan pembangunan fasilitas baru, penguatan teknologi, pengembangan layanan unggulan, serta kolaborasi dengan berbagai mitra, RSU Harapan Bersama menegaskan komitmennya untuk tumbuh menjadi pusat pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas, sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan kesehatan dan perekonomian Kota Singkawang, serta Kalimantan Barat.
Editor : Rizqa Leony Putri
RSU Harapan Bersama Singkawang rumah sakit ibu dan anak rumah sakit umum swasta iNews.id Stories
Artikel Terkait