Asap pekat kembali menyelimuti kawasan Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (4/9/2026). (Foto: iNews).

KUBU RAYA, iNews.id - Asap pekat kembali menyelimuti kawasan Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (4/9/2026). Kabut asap tersebut menyebabkan jarak pandang di area landasan menurun drastis.

Kondisi ini berdampak pada sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan hingga berjam-jam, bahkan ada yang dibatalkan demi keselamatan penerbangan.

Sejak Kamis pagi hingga malam, ratusan penumpang memadati ruang tunggu Bandara Internasional Supadio Pontianak. Buruknya kualitas udara akibat asap pekat membuat jarak pandang di sekitar landasan menurun dan berdampak pada jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.

Salah satu penerbangan yang terdampak, Lion Air dengan rute Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Penerbangan tersebut terpaksa ditunda, termasuk keberangkatan ratusan jemaah umrah yang semula dijadwalkan berangkat dari Pontianak pada pukul 10.30 WIB.

Para jemaah seharusnya melanjutkan penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi, melalui Embarkasi Batam pada pukul 16.00 WIB. Namun, akibat gangguan penerbangan, keberangkatan mereka dialihkan ke Jumat melalui Embarkasi Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Tour Leader Travel Umrah, Ustaz Darul Kutni, perubahan jadwal tersebut dilakukan akibat kondisi penerbangan yang terganggu oleh kabut asap.

"Situasi dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan kondisi asap yang begitu pekat sehingga dari pihak terkait mengeluarkan kebijakan bahwa tidak layak terbang," ujar Ustaz Darul.

Gangguan penerbangan juga terjadi pada maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta–Pontianak. Pesawat dilaporkan terpaksa kembali ke bandara asal setelah tidak dapat melakukan pendaratan di Bandara Supadio karena jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan.

Hingga Kamis malam, ruang tunggu Bandara Supadio masih dipenuhi ratusan penumpang. Mereka menunggu kepastian jadwal penerbangan di tengah kondisi asap pekat yang masih menyelimuti kawasan bandara.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network