KAPUAS HULU, iNews.id - Kondisi jalan raya di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tak semuanya dalam kondisi baik. Dari total ruas jalan sepanjang 1.108,33 kilometer, hampir 40 persen dalam kondisi rusak ringan dan berat.
"Dari 1.108,33 kilometer tersebut masih ada 39,56 persen dengan kondisi rusak ringan dan berat," kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Sumber Daya Air (SDA) Kapuas Hulu, Muhammad Khabri di Putussibau, Rabu (11/11/2020).
Tak cuma kondisi jalan yang rusak, ada juga kecamatan di Kapuas Hulu yang hingga kini belum memiliki akses jalan raya kabupaten seperti wilayah lain. Wilayah tersebut yakni Kecamatan Bunut Hilir dan Kecamatan Embaloh Hilir.
Dia mengatakan, status jalan di dua kecamatan tersebut sedang dalam pembangunan. Kendati badan jalan sudah menembus pusat kecamatan, namun masih memerlukan peningkatan pekerjaan. Saat ini, ruas jalan tersebut belum bisa diakses melalui jalur darat terutama untuk menuju Kecamatan Embaloh Hilir.
"Kedua kecamatan itu masih menjadi prioritas hingga akses jalan darat benar-benar maksimal bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Menurutnya, penanganan infrastruktur jalan kabupaten dan sejumlah jembatan di Kapuas Hulu tahun ini masih terkendala pandemi Covid-19. Sejumlah anggaran terpaksa dipotong untuk anggaran penanggulangan wabah Covid-19. Kendati demikian, penanganan jalan kabupaten hingga akhir 2020 ini ditargetkan bisa mencapai 61 persen.
"Meskipun terkendala keterbatasan anggaran dan luas wilayah di masa pandemi Covid-19, karena banyak anggaran terpotong dan pekerjaan tertunda, kami berharap masyarakat juga memahami kondisi tersebut," ucapnya.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait