Imigrasi Batam menunda keberangkatan 598 pekerja migran hendak ke Malaysia. (Foto: Imigrasi Batam)
Antara

BATAM, iNews.id - Imigrasi Batam menunda keberangkatan 598 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia lewat Pelabuhan Internasional Batam Center. Mereka diduga berangkat tanpa melalui prosedur yang sah.

"Penundaan ini kami lakukan karena mereka diduga akan menjadi PMI nonprosedural atau ilegal," kata Kepala Kantor Imigrasi Batam Subki Miuldi, Selasa (13/9/2022).

Subki mengatakan, jumlah 598 PMI itu akumulasi sejak April hingga Agustus 2022. Dari wawancara petugas imigrasi kepada para PMI diketahui mereka tak memiliki dokumen yang lengkap untuk bekerja di Malaysia.

Para PMI yang masuk dalam daftar penundaan keberangkatan itu menurutnya dalam pengawasan imigrasi. Mereka akan terpantau jika berangkat melalui jalur resmi.

"Tentunya bekerja sama dengan pihak terkait di pelabuhan," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT