BP2MI Pontianak menerima tiga perempuan muda yang akan dikirim ke Malaysia lewat jalur ilegal. (Foto: iNews/Uun Yuniar)
Uun Yuniar

PONTIANAK, iNews.id - Tiga perempuan muda hendak berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal di Kalimantan Barat (Kalbar). Ketiganya dijanjikan bekerja sebagai terapis spa di negeri jiran.

Keberangkatan ketiganya berhasil digagalkan oleh Polda Kalbar dan diserahkan kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak.

"Pada Rabu kemarin ada penyerahan tiga PMI yang akan diberangkatkan ke Malaysia lewat jalur ilegal di Jagoi Babang," kata Kepala BP2MI Pontianak AKBP Amingga M Promastito, Minggu (24/10/2021).

Dia menjelaskan ketiganya diamankan oleh Ditreskrimum Polda Kalbar. Mereka merupakan pengembangan dari pengungakapan pengiriman 15 PMI ilegal sebelumnya.

Ketiga perempuan muda tersebut berasal dari Jawa Barat. Mereka dijanjikan bekerja sebagai terapis spa di salah satu lokasi hiburan malam dengan gaji hingga Rp7 juta per bulan.

Mirisnya, dua dari ketiga perempuan muda itu masih di bawah umur. 

"Ini melibatkan WNI yang ada di Malaysia," tuturnya.

Menurut Amingga, untuk sementara ketiga perempuan muda itu masih ditampung di BP2MI Pontianak untuk pemeriksaan mengungkap jaringan pengiriman PMI ilegal melalui jalur tikus perbatasan.

"Kalau sudah selesai kita kembalikan ke daerah asal," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT