Satgas Pamtas saat menggagalkan penyelundupan miras di jalur tikus perbatasan Malaysia di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (Foto: Ist/Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Upaya penyelundupan miras dan rokok ilegal asal Malaysia digagalkan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 407/Padmakusuma. Penyelundupan itu menggunakan jalur tikus di perbatasan yang berada di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 407/Padmakusuma, Letkol Inf Catur Irawan menyebut upaya penyelundupan itu semula diketahui oleh salah satu personel di perbatasan.

"Sertu Fadli selaku Danpos Kampung Jasa mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada masyarakat yang akan membawa barang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus di Desa Jasa," ujarnya di Pos Kotis Nanga Badau, Selasa (17/11/2020).

Berdasarkan informasi awal tersebut, Danpos Kampung Jasa memerintahkan lima personel yang dipimpin Kopda Wahyu untuk melaksanakan pengintaian. Saat itu tim melihat ada dua orang membawa barang mencurigakan melalui jalur tikus di Dusun Waksepan.

"Diketahui bahwa kedua pelaku merupakan warga Desa Sungai Pisau yang berinisial AJ (55) dan TJ (56) sebagai pembawa barang ilegal tersebut," ujarnya.

Tim yang melakukan pengintaian kemudian memeriksa barang yang dibawa keduanya. Barang tersebut ternyata 72 botol miras merk Brendy dan 80 slop rokok merek M2 asal Malaysia. 

Barang-barang itu lalu diamankan di Pos Kampung Jasa dan akan dilaporkan ke Komando Atas untuk diserahkan ke kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Diduga barang-barang tersebut akan diselundupkan ke wilayah Indonesia untuk diperjualbelikan kembali di daerah sekitar Kecamatan Senaning," katanya.

Dia mengatakan, Satgas Pamtas akan terus mengintensifkan kegiatan patroli. Jalur tikus selama ini kerap digunakan warga untuk membawa masuk barang dari negara tetangga.

"Kami dalam hal ini juga menggandeng instansi terkait di perbatasan untuk terus mengedukasi masyarakat supaya tidak membawa barang ilegal masuk ke wilayah Indonesia," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network