Angka Kematian Ibu Melahirkan di Pontianak Meningkat, Dinkes Menduga Dampak Pandemi Covid-19

Antara ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 11:51 WIB
Angka Kematian Ibu Melahirkan di Pontianak Meningkat, Dinkes Menduga Dampak Pandemi Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Pontianak Sidiq Handanu (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mencatat angka kematian ibu melahirkan mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19. Hal yang sama juga terjadi pada angka kematian bayi.

"Hingga saat ini tercatat sudah tujuh ibu yang melahirkan meninggal, tahun lalu tercatat lima," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pontianak, Sidiq Handanu, Selasa (23/6/2020).

Sidiq mengatakan, peningkatan angka kematian itu tak terlepas dari aktivitas pelayanan kesehatan yang berkurang karena terdampak pandemi Covid-19. Sehingga ada beberapa keterlambatan-keterlambatan yang dialami dalam penanganan pelayanan kesehatan, termasuk yang paling merasakan yakni ibu yang akan melahirkan dan bayi.

"Seharusnya dalam setahun di Kota Pontianak paling tinggi lima atau enam kasus kematian ibu melahirkan, tetapi saat ini baru enam bulan sudah tujuh yang meninggal," ujarnya.

Diakui Sidiq, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada pelayanan kesehatan ibu dan bayi saja, tetapi juga berdampak pada layanan kesehatan secara keseluruhan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

"Kami akan evaluasi. Dalam tiga bulan terakhir semua aktivitas pelayanan kesehatan sangat berdampak sekali," katanya.

Sidig mengatakan, selama pandemi, fasilitas kesehatan tidak tutup. Begitu juga dengan petugas kesehatan yang tetap bekerja dan tidak menerapkan kerja dari rumah. Namun demikian, banyak masyarakat yang enggan mengunjungi fasilitas kesehatan karena khawatir dengan penularan Covid-19

"Ditambah fokus kita juga pada penanganan pandemi Covid-19, sehingga yang perlu dijaga sekarang jangan sampai terjadi kasus-kasus KLB (kejadian luar biasa), seperti pada kasus DBD (demam berdarah dengue)," katanya.


Editor : Reza Yunanto