Banjir di Entikong Sebabkan Jembatan Penghubung Antardesa Putus

Antara ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 14:53 WIB
Banjir di Entikong Sebabkan Jembatan Penghubung Antardesa Putus
Ilustrasi banjir yang merendam ratusan rumah di Kabupaten Sambas, Kalbar pada Mei 2020. (Antara)

SANGGAU, iNews.id - Banjir bandang di Entikong, Kalimantan Barat tak cuma merusak rumah warga di Dusun Gramajaya dan Dusun Nekan. Sebuah jembatan yang menghubungkan antardesa juga rusak diterjang banjir.

"Kami sudah melihat ke lokasi, jembatan yang putus itu merupakan jembatan penghubung akses jalan Dusun Gramajaya menuju Dusun Punti Kayan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Siron, dihubungi dari Sangggau, Kamis (9/7/2020).

Selain jembatan putus, tembok pagar SD Negeri 8 Nekan dan kantor Kepala Desa Nekan juga rusak diterjang banjir. Puluhan rumah warga juga rusak akibat banjir luapan Sungai Nekan di wilayah setempat.

"Saat ini warga masih melakukan pembersihan rumah masing-masing dibantu tim gabungan TNI dan Polri," ujarnya.

Dia menambahkan, BPBD telah menyalurkan kebutuhan logistik untuk warga terdampak banjir. Dari pendataan sementara, total ada 135 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak di Dusun Gramajaya, dan 118 KK di Dusun Nekan.

"Kondisi dua dusun memang memprihatinkan setelah banjir bandang. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan karena harta benda mereka tidak sempat diselamatkan," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto