Bulog Kalbar Datangkan 250 Ton Gula untuk Stabilkan Harga di Pasar

Antara ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 10:50 WIB
Bulog Kalbar Datangkan 250 Ton Gula untuk Stabilkan Harga di Pasar
Ilustrasi gula pasir. (dok iNews.id)

PONTIANAK, iNews.id - Perum Bulog Divre Kalimantan Barat (Kalbar) mendatangkan 250 ton gula pasir dari Lampung. Gula pasir tersebut untuk memenuhi ketersediaan gula yang langka di pasaran.

"Kami harapkan dengan tersedianya gula ini harga gula yang berlaku di pasar akan kembali normal mendekati HET Rp12.500 per kilogram, itu tujuannya," kata Kepala Perum Bulog Divre Kalbar, Bubun Subroto di Pontianak, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya, stok gula pasir di Kalbar masih akan terus ditambah. Kendati demikian, penyaluran ke pasar akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, baik konsumen perseorangan atau pelaku usaha dan toko.

Dia mengatakan, 250 ton yang didatangkan ini merupakan tahap kedua. Pada tahap pertama, Bulog Kalbar mendatangkan gula sebanyak 100 ton.  Diakui dia, sejak Januari-Maret 2020, stok gula di gudang memang kosong. Kondisi itu membuat harga gula di pasaran menyentuh Rp20.000/kg.

Namun, harga gula di pasaran saat ini mulai turun, meskipun masih tergolong tinggi dan dikeluhkan masyarakat.

"Harga gula di pasar atau di toko sembako rata-rata di kisaran Rp17.000 per kilogram," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar Budi Lestiono mengatakan, pada April lalu, sudah masuk 2.027,45 ton gula ke Kalbar yang didatangkan oleh para agen atau distributor.

"Dari pantauan kami ke distributor atau agen gula besar yang dapat kami hubungi, pada bulan April ini selain Bulog sudah masuk 2.027,45 ton gula ke Kalbar," katanya.


Editor : Reza Yunanto