Gelombang Tinggi di Perairan Kalbar Masih Terjadi, Tim SAR Diminta Hati-Hati

Barlian Pasore · Kamis, 22 Juli 2021 - 09:35:00 WIB
Gelombang Tinggi di Perairan Kalbar Masih Terjadi, Tim SAR Diminta Hati-Hati
Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap puluhan ABK kapal tenggelam di sejumlah perairan Kalimantan Barat. (Foto: Basarnas Pontianak)

PONTIANAK,  iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Pontianak mengingatkan cuaca di seluruh wilayah perairan di Kalimantan Barat (Kalbar) masih dalam kategori berbahaya hingga tiga hari ke depan. Gelombang tinggi di laut masih mungkin terjadi.

"Kondisi gelombang memang sempat rendah, tapi sekarang meningkat lagi kategori rendah hingga sedang," tutur prakirawan BMKG Maritim Pontianak, Arrumi Isnandiahening, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya kondisi ini bukan hanya berbahaya bagi aktivitas melaut, namun juga bagi tim SAR yang melakukan pencarian ABK hilang korban kapal tenggelam di sejumlah perairan Kalbar.

"Tim SAR agar berhati-hati karena kondisi cukup berbahaya, cuaca sewaktu-waktu bisa berubah," katanya.

Gelombang tinggi di laut menurutnya berpotensi terjadi di wilayah pesisir Kalbar seperti Pontianak, Ketapang, Mempawah.

Sedangkan perairan yang berpotensi terjadi gelombang tinggi yakni laut Natuna, Kepulauan Anambas, Kepulauan Karimata dengan ketinggian gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter.

Untuk kecepatan angin di perairan diprediksi berkisar 20 knot. Kondisi ini menurutnya bisa memicu gelombang tinggi di lautan lepas. 

"Kondisi saat ini masih rawan beraktivitas di laut. Berlaku untuk tiga hari ke depan," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto