Gubernur Sutarmidji: Jangan Kebablasan dengan Istilah New Normal

Antara ยท Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:16 WIB
Gubernur Sutarmidji: Jangan Kebablasan dengan Istilah New Normal
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta masyarakat tidak kebablasan mengartikan new normal. Masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam situasi pandemi.

"Sebelum langkah pelonggaran pembatasan untuk menuju kenormalan baru diterapkan, masyarakat jangan sampai kebablasan mengartikan kenormalan baru tersebut," kata Sutarmidji dalam webinar bersama Majelis Adat Budaya Melayu Kalbar di Pontianak, Sabtu (13/6/2020).

Sutarmidji menambahkan, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Kendati demikian, kehidupan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Sutarmidji mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar hingga kini masih mempersiapkan berbagai hal terkait penerapan new normal. Sebagai contoh aktivitas belajar mengajar. Menurutnya, meski pemerintah sudah menetapkan akan membuka kembali sekolah pada 13 Juli, namun di Kalbar belum tentu mengikuti hal tersebut.

"Walau pemerintah melalui Mendikbud berencana untuk membuka kembali sekolah pada tanggal 13 Juli, kita di Kalbar belum tentu siap dan saya berencana mau mengundurkan hingga Agustus supaya sekolah-sekolah bisa betul-betul siap," tuturnya.

Mantan Wali Kota Pontianak itu mengatakan, penerapan new normal perlu persiapan. Salah satu yang menjadi pertimbangan yakni penanganan Covid-19. Saat ini kasus positif Covid-19 di Kalbar menunjukkan tren meningkat.

Pontianak masih menjadi pusat penyebaran Covid-19. Dari 267 kasus positif, sebanyak 109 orang atau 40 persen ada di ibu kota Kalbar ini.


Editor : Reza Yunanto