Hujan Deras, Sejumlah Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir

Antara ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 15:19 WIB
Hujan Deras, Sejumlah Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir
Akibat hujan deras, banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2020). (Antara)

KAPUAS HULU, iNews.id - Sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Rabu (24/6/2020). Ketinggian air mencapai 1-2 meter.

"Informasi yang kami terima sejumlah dataran rendah di Kecamatan Pengkadan dan Jongkong juga sudah terendam air. Ruas jalan Sasan-Jongkong saat ini dilaporkan tidak bisa dilalui kendaraan transportasi darat, namun kami belum bisa hubungi kepala desa setempat," kata Ketua Tagana Kapuas Hulu, M Hatta saat dihubungi di Putussibau, Kamis (25/6/2020).

Dia menuturkan, banjir terjadi akibat air Sungai Kapuas yang meluap pada Rabu (24/6/2020) sore dan menggenangi daerah di sekitarnya.

Beberapa daerah yang dilaporkan tergenang banjir yakni Kedamin Hilir dan Tanjung Jati di Kecamatan Putussibau Selatan.

Banjir juga menggenangi sebagian wilayah Kecamatan Putussibau Utara, termasuk daerah Pasar Pagi Putussibau, kawasan Pasar Inpres, Sibau, dan Mendalam. Selanjutnya banjir juga melanda wilayah Kecamatan Bika, Pengkadan, dan Jongkong.

"Beberapa lokasi banjir sudah kami tinjau langsung seperti daerah Teluk Barak, Kelurahan Kedamin Hilir, kedalaman air berkisar satu meter lebih," katanya.

Dia meminta warga yang tinggal di kawasan sekitar Sungai Kapuas meningkatkan kewaspadaan. Bila air naik kembali, agar segera meninggalkan rumah.

"Kami sudah mengimbau jika air tetap kuat naik jangan ambil risiko, sebaiknya segera mengungsi," katanya.

Terkait banjir di wilayah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu mencatat sebanyak 16 dari 23 kecamatan merupakan wilayah rawan banjir.

"Berdasarkan data kejadian banjir yang terjadi tahun 2019, ada 16 kecamatan di Kapuas Hulu yang rawan banjir," kata Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan.

Wilayah yang rawan banjir meliputi Kecamatan Empanang, Badau, Batang Lupar, Embaloh Hulu, Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis, Boyan Tanjung, Silat Hilir, Silat Hulu, Semitau, Suhaid, Selimbau, Jongkong, dan Bunut Hilir.

Menurutnya, 16 kecamatan yang berada di dataran rendah tersebut berisiko menghadapi banjir saat hujan deras turun dan menyebabkan air Sungai Kapuas meluap.

"Saat ini musim penghujan, tentu perlu kewaspadaan kita bersama terhadap bencana alam, terutama masyarakat di dataran rendah," katanya.


Editor : Reza Yunanto