Kabupaten Sanggau Disorot terkait Kasus Rabies, 6.464 Hewan Peliharaan Divaksin

Antara ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 11:55 WIB
Kabupaten Sanggau Disorot terkait Kasus Rabies, 6.464 Hewan Peliharaan Divaksin
Vaksinasi antirabies di Kabupaten Sanggau, Kalbar. (Antara)

SANGGAU, iNews.id - Tak cuma penyebaran Covid-19, Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat juga disorot terkait penyebaran virus rabies dari binatang peliharaan. Total ada 6.464 ekor hewan peliharaan di Sanggau yang divaksin rabies.

"Hewan peliharaan yang telah divaksin itu terdiri atas anjing, kucing, monyet, dan musang," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafiansyah, Rabu (8/7/2020).

Syafiansyah merinci, anjing yang telah divaksin sebanyak 4.934 ekor, kucing 1.489 ekor, monyet 35 ekor dan musang enam ekor.

"Pemberian vaksin rabies mulai dilakukan pada akhir Juni dan berakhir pada Juli 2020. Petugas vaksin atau vaksinator berjumlah 150 orang yang sudah terlatih dan tersebar di 15 kecamatan," ucapnya.

Dia menambahkan, terkait kasus gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies di Sanggau, tercatat ada sekitar 336 kasus hingga 13 Juni 2020.
Ratusan kasus tersebut tersebar di beberapa kecamatan. Dari jumlah itu ada dua sampel yang positif terjangkit rabies.

"Ada dua sampel anjing yang sudah dikirimkan ke laboratorium Pontianak, hasilnya positif rabies. Itu menunjukkan ancaman rabies nyata dan ada di sekitar kita," katanya.

Dia mengatakan, untuk saat ini Dinas Kesehatan telah menangani kasus gigitan hewan dengan membawa pasien ke puskesmas untuk mendapatkan vaksin antirabies.

Dia mengimbau jika ada warga yang terkena gigitan anjing untuk segera mencuci bekas gigitan dengan air yang mengalir menggunakan sabun.

"Jadi itu langkah pertama apabila kita jauh dari Puskesmas. Luka bekas gigitan dicuci dengan air mengalir dan gunakan sabun, kemudian langsung bawa ke Puskesmas untuk mendapatkam vaksin antirabies," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto