Kerugian di Bawah Rp50 Juta, Dugaan Korupsi Ikan Arwana Batal Ditangani Polisi

Antara · Minggu, 13 Juni 2021 - 11:55:00 WIB
Kerugian di Bawah Rp50 Juta, Dugaan Korupsi Ikan Arwana Batal Ditangani Polisi
Ikan Arwana. (Foto: Okezone)

KAPUAS HULU, iNews.id - Polres Kapuas Hulu batal menangani dugaan korupsi pengadaan ikan arwana di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu. Kasus tersebut dilimpahkan ke Inspektorat Pemkab Kapuas Hulu karena nilai kerugian negara di bawah Rp50 juta.

"Perkara pengadaan ikan arwana sudah kami limpahkan ke Inspektorat karena kerugian yang diaudit di bawah Rp50 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Iman Reza di Putussibau, Sabtu (12/6/2021).

Dia mengatakan, Polres Kapuas Hulu telah melakukan gelar perkara kasus ini. Namun karena kerugian negara hanya Rp50 juta maka penanganan kasus tersebut dengan penerapan sanksi administrasi saja. 

"Jadi dikedepankan sanksi administrasi," ujarnya.

Menurutnya, terkait dugaan korupsi pengadaan ikan arwana ini, Polres Kapuas Hulu telah memeriksa Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu, pejabat terkait di dinas perikanan, dan sejumlah pihak yang bertindak sebagai penyedia ikan arwana. 

Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan Kapuas Hulu Sulaiman mengatakan, pengadaan ikan arwana itu ada di beberapa lokasi. Yakni di Kecamatan Putussibau Utara, Hulu Gurung, Pengkadan, Bunut Hulu, Boyan Tanjung, Batang Lupar, Bunut Hilir, Suhaid, Mentebah dan Kecamatan Badau.

"Pengadaan itu berdasarkan usulan aspirasi kelompok masyarakat yang diserap oleh 10 anggota DPRD Kapuas Hulu, kemudian dianggarkan dalam program dinas perikanan," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto