get app
inews
Aa Text
Read Next : Alasan KPK Masih Bungkam soal Barang Bukti yang Disita dari Rumah Gubernur Kalbar

Komentari Gubernur Kalbar Usir Perwakilan Pengusaha Sawit, LaNyalla: Wajar Kecewa

Kamis, 11 November 2021 - 08:49:00 WIB
Komentari Gubernur Kalbar Usir Perwakilan Pengusaha Sawit, LaNyalla: Wajar Kecewa
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti meminta pemerintah meningkatkan SDM (Foto : DPD)

SURABAYA, iNews.id - Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, ikut mengomentari Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, yang mengusir perwakilan 20 perusahaan sawit di sela rapat beberapa waktu lalu. Dia melihat sikap Sutarmidji hal yang wajar.

"Sikap yang diperlihatkan gubernur Kalimantan Barat sangat wajar. Karena sebagai bentuk kekecewaan beliau terhadap situasi bencana banjir di daerahnya, termasuk kepada para wakil dari perusahaan kelapa sawit," ujarnya, Rabu (10/11/2021).

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Jawa Timur itu, seorang kepala daerah memang harus berpihak pada kepentingan rakyat. Dalam penilaian LaNyalla, pihak perusahaan kelapa sawit seharusnya mengerti kondisi daerah tempat mereka berusaha.

"Harus ada kepedulian, khususnya pada masyarakat. Pihak perusahaan sudah seharusnya sensitif dengan kondisi di daerah. Jangan hanya terkesan mencari untung, tetapi tidak mau membantu sekitar," ucapnya.

Mantan Ketua KADIN Jawa Timur itu menambahkan, perusahaan harus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.

"Ada hal-hal di mana perusahaan dan pemerintah daerah bersinergi. Khususnya untuk membantu masyarakat. Kepedulian ini harus dibentuk," katanya.

Sebelumnya Sutarmidji menumpahkan kekecewaannya kepada 20 perusahaan sawit yang beroperasi di wilayahnya. Perusahaan-perusahaan yang dia panggil diharapkan membantu warga yang terdampak banjir, namun tak ada yang datang memenuhi undangan dengan berbagai alasan sehingga Sutarmidji marah.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut