Marak Penyelundupan Narkoba, Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar Diperketat

Antara ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 09:00:00 WIB
Marak Penyelundupan Narkoba, Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar Diperketat
Puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang melalui jalur tikus di Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat. (Ist)

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalbar memperketat pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia menyusul maraknya penyelundupan narkoba. Pengamanan diperketat baik di jalur perlintasan resmi maupun jalur tikus.

"Pengamanan diperketat mencegah praktik ilegal dalam menjaga keamanan di kawasan perbatasan," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Donny Charles Go di Pontianak, Selasa (6/10/2020).

Dia mengatakan, untuk pengamanan di wilayah perbatasan dilakukan berlapis oleh banyak instansi tak hanya dilakukan Polri saja. Pengamanan juga melibatkan TNI, Imigrasi, serta Bea dan Cukai.

Salah satu hasilnya, kata dia, pengungkapan dua kasus penyelundupan narkoba dari Malaysia dalam jumlah besar yang terungkap pada Minggu (4/10/202) lalu. Menurutnya, pengungkapan itu merupakan salah satu hasil pengamanan berlapis.

"Dengan sistem penegakan hukum kita yang berlapis itu, sehingga peluang pengungkapan kasus juga lebih tinggi," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya ada dua kasus penyelundupan narkoba yang terungkap di wilayah perbatasan RI-Malaysia tepatnya di Sanggau, Kalbar.

Kasus pertama yakni penyelundupan 7,3 kilogram sabu dan 15.000 butir ekstasi di Kecamatan Tayan Hilir, dengan mengamankan lima orang tersangka. Penangkapan tersebut dilakukan tim gabungan Polda Kalbar, BNN Kalbar, serta Bea dan Cukai.

Kemudian pada saat yang sama, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 642/Kapuas menangkap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) inisial BA yang menyelundupkan 5,3 kilogram sabu di Entikong.


Editor : Reza Yunanto