Mengaku Korban Jambret, Karyawan Ekspedisi di Pontianak Bawa Kabur Rp250 Juta

Gusti Eddy ยท Selasa, 08 September 2020 - 16:44 WIB
Mengaku Korban Jambret, Karyawan Ekspedisi di Pontianak Bawa Kabur Rp250 Juta
Tim Resmob Polda Kalimantan Barat menangkap pegawai ekspedisi yang membawa kabur uang perusahaan Rp250 juta bermodus korban jambret. (Foto: Polda Kalbar)

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalbar menangkap karyawan ekspedisi di Pontianak yang mengaku menjadi korban jambret dan kehilangan uang Rp250 juta milik perusahaan. Karyawan inisial R (26) tersebut ternyata membawa kabur uang tersebut.

Modus menjadi korban penjambretan itu terbongkar setelah petugas kepolisian mencium sejumlah kejanggalan dalam laporan korban ke kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Polda Kalbar, Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut yang bermula dari pelaporan korban ke Polda Kalbar pada 6 September 2020.

"Pada tanggal 6 September 2020, seseorang berinsial R datang ke Polda Kalbar dan membuat laporan pengaduan atas kejadian penjambretan," ujarnya di Mapolda Kalbar, Selasa (8/9/2020).

Saat melapor, pelaku R yang merupakan seorang karyawan di salah satu ekpededisi pengiriman ini dipercaya untuk menyerahkan uang kepada general manager perusahaan tempatnya bekerja berjumlah Rp251.586.902.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Resmob melakukan penyelidikan dan pengecekan tempat kejadian perkara yang disebutkan pelapor awalnya," ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas Resmob Polda Kalbar malah menemui beberapa kejanggalan. Atas hal tersebut, polisi memanggil kembali pelapor untuk dilakukan interogasi.

"Dari hasil interogasi petugas, dia mengakui bahwa telah membuat laporan palsu," ujarnya.

Atas pengakuan tersebut, Tim Resmob Polda Kalbar kembali melakukan pengembangan dan berhasil menemukan uang tunai yang disimpan pelaku di sebuah hotel di Jalan Sepakat 2 Kota Pontianak.

Di hotel tersebut, uang tunai ratusan juta rupiah itu disimpan pelaku pada sebuah tas ransel. "Saat ini pelaku masih diperiksa penyidik dan barang bukti sudah kita sita," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto