Pancang Tiang Perdana, Wali Kota Singkawang Mulai Proyek Kota Tanpa Kumuh

Antara ยท Kamis, 17 September 2020 - 14:55 WIB
Pancang Tiang Perdana, Wali Kota Singkawang Mulai Proyek Kota Tanpa Kumuh
Wali Kota Singkawang meresmikan proyek Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Kuala, Singkawang Barat, Kamis (17/9/2020). (Antara)

SINGKAWANG, iNews.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meresmikan dimulainya proyek Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Kuala, Singkawang Barat. Pembangunan proyek ditandai dengan pemancangan tiang perdana.

"Pembangunan Sheet Pile Promenade ini merupakan bantuan dari pusat untuk program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)," kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Kamis (17/9/2020).

Dia menjelaskan, promenade yang akan dibangun sepanjang 232 meter dari total sepanjang 670 meter yang direncanakan. Menurutnya, Kelurahan Kuala akan ditata untuk meminimalisasi kawasan kumuh di Singkawang.

"Mudah-mudahan setelah dilakukan pemancangan pertama ini target penyelesaian pembangunan bisa tepat waktu dan hasilnya bisa memuaskan," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah menargetkan bisa menyelasaikan proyek infrastruktur ini pada Maret 2021. Saat ini proyek sudah berjalan 30 persen.

"Target penyelesaian selama 300 hari atau bulan Maret 2021. Sekarang pembangunannya sudah mencapai 30 persen," ungkapnya.

Terkait proyek ini, Kepala Dinas Permukiman Singkawang, Agus Priyatno mengatakan, lokasi yang terdampak dari pembangunan promenade berada di wilayah RT 10 Kelurahan Kuala. Ada 30 rumah yang terkena dampak. Namun mereka akan direlokasi.

"Sebanyak 17 rumah dilakukan pemotongan bangunan dan 13 rumah warga lainnya akan direlokasi," katanya.

Agus menuturkan, berdasarkan SK Wali Kota Singkawang yang ditandatangani pada 2017 lalu, kawasan kumuh di Singkawang ditetapkan seluas 43 hektare. Pemkot Singkawang terus berusaha untuk memperkecil wilayah kumun menjadi 5,41 hektare.

Namun dengan segala upaya yang dilakukan Pemkot Singkawang, kawasan kumuh dapat diperkecil menjadi 5,41 hektar.

"Upaya-upaya yang dilakukan, diantaranya membangun drainase, jalan, dan sanitasi air bersih," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto