Pemkot Pontianak Sebut Belajar di Sekolah Tunggu Keputusan Mendikbud

Antara ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 08:51 WIB
Pemkot Pontianak Sebut Belajar di Sekolah Tunggu Keputusan Mendikbud
Simulasi belajar di sekolah dengan protokol kesehatan Covid-19. (dok iNews.id)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak belum memutuskan kapan siswa bisa kembali belajar di sekolah. Pembukaan sekolah untuk kegiatan belajar tatap muka menunggu keputusan pemerintah.

"Apakah siswa akan belajar di sekolah atau masih daring, menunggu keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pontianak, Syahdan Azis, Selasa (16/6/2020).

Azis mengatakan, tahun ajaran baru 2020/2021 akan tetap dimulai pada 20 Juli. Tapi kegiatan belajar mengajar belum diputuskan apakah di sekolah atau daring.

Kendati demikian, kata Azis, Pemkot Pontianak tengah menyiapkan protokol kesehatan bila keputusan Mendikbud mengizinkan sekolah kembali dibuka dan belajar dilakukan tatap muka.

"Kami juga telah mempersiapkan protokol kesehatan jika proses belajar dengan tatap muka langsung, di antaranya dengan pengaturan ulang jumlah siswa setiap kelas," ujarnya.

Dia mencontohkan, protokol kesehatan itu misalnya pada satu kelas belajar ada sebanyak 40 orang siswa, maka akan dibagi dua dengan sistem pembagian jam. Kemudian, sekolah akan mengatur ulang jadwal pembelajaran.

"Jam pembelajaran diperpendek, jam akan disusun supaya semua siswa dapat pelajaran meski tidak sepenuhnya," ujarnya.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makariem mengatakan, Tahun Ajaran Baru 2020/2021 tetap dimulai pada Juli 2020. Namun tidak berarti kegiatan belajar mengajar di sekolah dimulai kembali.

“Untuk daerah yang berada di Zona Kuning, Oranye, dan Merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah (BDR),” kata Nadiem dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/6/2020).


Editor : Reza Yunanto