Penerbangan Khusus Pontianak-Jakarta Dibuka Lagi Mulai 7 Mei

Antara ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 14:32 WIB
Penerbangan Khusus Pontianak-Jakarta Dibuka Lagi Mulai 7 Mei
Ilustrasi maskapai penerbangan. (dok iNews.id)

PONTIANAK, iNews.id - Mulai Kamis 7 Mei 2020, penerbangan khusus rute Pontianak-Jakarta beroperasi lagi. Hal ini sesuai kebijakan Kementerian Perhubungan yang mengizinkan semua moda transportasi beroperasi lagi.

"Kebijakan Kemenhub itu diperuntukkan penerbangan khusus yang dikecualikan dalam Permenhub 25 Tahun 2020. Tapi persyaratannya cukup berat. Mudik tetap tidak boleh," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Manto Saidi di Pontianak, Rabu (6/5/2020).

Dia menerangkan, penerbangan khusus yang dimaksud berdasarkan Permenhub itu yakni untuk pejabat negara, lembaga asing atau diplomat, pebisnis, dan WNI repatriasi. Dishub juga akan mengeluarkan izin penerbangan. Kendati demikian, dia mengingatkan ada syarat yang harus dipenuhi terkait kriteria penumpang yang boleh mengikuti penerbangan.

"Tapi apakah sudah ada penumpang yang memenuhi persyaratan dan apakah jumlahnya sudah cukup untuk terbang. Itu yang menjadi faktor penentu. Kita lihat saja besok," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk penerbangan khusus, penumpang harus melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau lembaga layanan kesehatan setempat.

Keterangan itu menjelaskan penumpang bebas atau negatif Covid-19 maksimal tujuh hari setelah hasil uji tes baik itu berdasarkan rapid test atau swab test.

Berikutnya, penumpang harus mengisi surat pernyataan dalam rangka pengendalian Covid-19 di rute PSBB atau zona merah yang disediakan oleh maskapai penerbangan.

Penumpang juga wajib melampirkan surat keterangan perjalanan dari instansi atau lembaga atau perusahaan yang menjelaskan calon tamu atau penumpang bepergian menggunakan pesawat udara bukan untuk mudik.

"Bagi pedagang atau pengusaha logistik yang tidak memiliki instansi, mereka dapat membuat surat pernyataan untuk berdagang atau transaksi secara benar," katanya.

Selanjutnya, penumpang wajib mengikuti ketentuan lain yang ditetapkan oleh pemerintah. Ada persyaratan khusus dari Kalbar di antaranya penerbangan yang dilayani hanya rute Pontianak-Jakarta saja.

Kemudian, konfigurasi tempat duduk penumpang harus memiliki jarak, ada kursi kosong di antara penumpang.

Selanjutnya, setiap penumpang harus sudah membeli tiket untuk kembali ke Jakarta, kecuali penumpang dari Kalbar menuju keluar tidak diwajibkan tiket kembali.

"Artinya, kita tidak mempermasalahkan orang akan meninggalkan Kalbar, tapi yang akan masuk Kalbar harus keluar kembali secepatnya," tuturnya.

Selain persyaratan itu, syarat yang umum yakni selama berada di Kalbar dan wajib menerapkan protokol Covid-19. "Menggunakan masker, membawa hand sanitizer, dan social distancing," katanya.


Editor : Reza Yunanto