Polisi Evakuasi Bayi Orangutan dari Rumah Warga di Mempawah

Uun Yuniar ยท Rabu, 26 Agustus 2020 - 10:31:00 WIB
Polisi Evakuasi Bayi Orangutan dari Rumah Warga di Mempawah
Polisi mengevakuasi bayi orangutan dari rumah warga di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. (Antara)

MEMPAWAH, iNews.id - Polisi mengevakuasi seekor bayi orangutan dari rumah warga di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pemilik bayi orangutan bersedia menyerahkan satwa dilindungi tersebut.

"Dievakusi atau diamankannya satu orangutan tersebut oleh Unit Pidsus Polres Mempawah yang berada di rumah Ariyadi," kata Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Resky Rizal, Rabu (26/8/2020).

Dia mengatakan, warga yang memelihara bayi orangutan tersebut tinggal di Gang Wak Tapak, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah Ilir. Warga setempat yang melaporkan kepada polisi tentang bayi orangutan yang dipelihara oleh seorang warga.

"Mendapat laporan itu, maka kami langsung turun ke lokasi dimaksud, dan ternyata benar salah seorang warga kedapatan memelihara satwa yang termasuk dilindungi itu," ujarnya.

Dia menambahkan, setelah dilakukan pendekatan, warga tersebut menyerahkan orangutan itu ke Polres Mempawah untuk penanganan selanjutnya.

"Dalam hal ini kami akan berkoordinasi dengan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Provinsi Kalbar, untuk penanganan selanjutnya," katanya.

Sebelumnya, Kepala BKSDA Kalbar Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan, sebagian besar masyarakat sebenarnya sudah paham bahwa orangutan merupakan satwa dilindungi dan memeliharanya adalah perbuatan yang melanggar hukum.

Menurutnya, beberapa kasus yang terjadi di Kalbar karena masyarakat belum memahami bahwa satwa liar yang berada di habitatnya atau di ruang jelajah mereka tidak harus ditangkap.

"Opsi yang bisa diambil antara lain menggiring kembali ke dalam hutan, dan tentu saja bila perlu melibatkan ahlinya atau pihak yang berwenang. Menangkap, memelihara dan selanjutnya menyerahkan ke pihak yang berwenang tidak selalu menjadi langkah yang tepat,” katanya.


Editor : Reza Yunanto