Polisi Tangkap Penyandang Dana Pembalakan Liar di Kapuas Hulu

Antara ยท Senin, 13 Juli 2020 - 17:33 WIB
Polisi Tangkap Penyandang Dana Pembalakan Liar di Kapuas Hulu
Barang bukti kayu hasil pembalakan liar di hutan Untan Pontianak, Kalbar. (iNews.id/Gusti Eddy)

KAPUAS HULU, iNews.id - Polres Kapuas Hulu menangkap seorang warga inisial Mos yang diduga terkait pembalakan liar di Desa Nanga Arong, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Mos diduga kuat sebagai penyandang dana pembalakan liar itu.

"Tersangka atas nama Mos sudah kami tahan karena terlibat sebagai pemberi modal kegiatan pembalakan liar," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko di Putussibau, Senin (13/7/2020).

Dia mengatakan, pengungkapan kass ini berawal dari penggerebekan aktivitas pembalakan liar di Desa Nanga Arong pada Rabu (8/7/2020) lalu.

Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan yang terdiri atas polisi, TNI dan Kesatuan Pengelolaan Hutan menemukan tiga orang yang mengaku bernama Rachmat, Rohim, dan Heri yang bekerja sebagai penebang kayu.

"Jadi dari pengembangan itu kita dapatkan seorang pemberi modal yaitu Mos dan kita tahan untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.

Dia menegaskan, para pelaku pembalakan liar melanggar pasal 82 ayat (1) huruf c Jo Pasal 12 huruf c Undang-Undang nomor 18 Tahun 2013, dimana unsur pasal pasal 82 ayat (1) huruf c Jo Pasal 12 huruf c UU nomor 18 Tahun 2013 yaitu setiap orang dilarang melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan secara tidak sah.

"Ancaman penjara minimal satu tahun, maksimal tergantung keputusan pada sidang di pengadilan," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto