Polisi Ungkap Kasus Penimbunan Solar untuk Tambang Ilegal di Bengkayang

Gusti Eddy ยท Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:00:00 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penimbunan Solar untuk Tambang Ilegal di Bengkayang
Polisi menyita jeriken berisi solar di Bengkanyang. (Foto: iNews/Gusti Eddy).

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) mengungkap kasus penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di Kabupaten Bengkanyang. Bahan bakar tersebut diperjual-belikan untuk aktibvitas penambangan ilegal.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kalbar, AKBP Sardo mengatakan, seorang pemiliki BBM bersubsidi berinsial PA sudah diamankan petugas. Barang buktinya 1.300 liter solar.

"Pelaku diamankan saat memuat 42 jeriken berisi solar, masing-masing berisi 35 liter," kata AKBP Sardo di Kota Pontianak, Kalbar, Rabu (21/10/2020).

Penangkapan ini terjadi pada 10 Oktober lalu saat kendaraan yang dibawa pelaku disetop petugas. Kemudian PA tidak bisa menunjukkan izin usaha pengangkutan BBM.

Dari pengakuan pelaku, dia mendapatkan BBM jenis solar ini di SPBU di Kota Singkawang dan kios penjualan bensin eceran. BBM ini kemudian ditampung di rumah tersangka, untuk diperjualbelikan ke penambang ilegal.

"BBM bersubsidi ini dijual kembali kepada para penambang emas illegal untuk mendapatkan keuntungan pribadi" ujar dia.

Tersangka PA mengaku sudah menjalani usaha ini selama dua bulan terakhir, tanpa adanya surat izin usaha. Karena itulah perbuatannya dinilai melanggar hukum.

"Saat ini tersangka dan barang bukti kita amankan ke Mapolda Kalbar untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal