Rumah Roboh Diterjang Air Laut, Warga Pesisir Sambas Minta Dibuatkan Tanggul

Uun Yuniar ยท Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:31 WIB
Rumah Roboh Diterjang Air Laut, Warga Pesisir Sambas Minta Dibuatkan Tanggul
Warga pesisir pantai di Desa Jawai Laut, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat meminta dibuatkan tanggul untuk menahan air laut. (iNews.id/Uun Yuniar)

SAMBAS, iNews.id - Warga Desa Jawai Laut, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat meminta pemerintah daerah membangun tanggul. Desa tersebut kerap diterjang air laut hingga merobohkan rumah.

"Tahun 2018 ada sekitar tujuh rumah yang terjun (jatuh) ke dasar air," kata Kepala Desa Jawai Laut, Sudarni ditemui di lokasi, Selasa (25/8/2020).

Dia mengatakan, warga berharap pemerintah daerah peduli dengan kondisi yang dialami warga saat ini. Warga berharap dibangun tanggul untuk menahan air laut dan memecah ombak sehingga tidak sampai menerjang rumah warga.

Diakui dia, pemerintah daerah sebelumnya memang telah datang melakukan survey ke lokasi. Namun hingga kini belum ada realisasi atas permintaan warga untuk membangun tanggul tersebut.

"Alasannya karena sedang pandemi Covid-19 banyak dana-dana pemerintah yang dipangkas," tuturnya.

Menurut informasi warga, selama dua tahun terakhir, air laut terus mengikis bibir pantai hingga mengubah kondisi di Dusun Ramayadi.

Lokasi yang semula merupakan rumah warga kini menjadi tempat sandaran kapal akibat terus-menerus dikikis air laut. Jarak rumah warga dengan bibir pantai pun kini semakin menipis yakni hanya 20 meter saja.

"Ada tujuh rumah korban abrasi, saat itu kami pindah ke belakang," tutur Amira.

Amira merupakan salah satu warga yang rumahnya roboh tergerus air laut. Dia berharap pemerintah segera memenuhi permintaan warga agar dibangun tanggul untuk menghadang datangnya air laut.


Editor : Reza Yunanto