Selain Covid-19, Warga Singkawang Juga Hadapi Ancaman DBD

Antara ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 12:08 WIB
Selain Covid-19, Warga Singkawang Juga Hadapi Ancaman DBD
Kegiatan pengasapan mencegah DBD. (Antara)

SINGKAWANG, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Singakawang, Kalimantan Barat meminta warga waspada demam berdarah dengue (DBD). Sudah ada 16 kasus DBD yang tercatat hingga Juni 2020.

"Cara terbaik mencegahnya dengan gerakan 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur," ujar Kepala Dinas Kesehatan Singkawang, Barita Ompusunggu, Rabu (1/7/2020).

Barita menambahkan, warga harus menjaga kebersihan lingkungan di rumah maupun lingkungan sekitar rumah. Saat ini Dinkes Singkawang telah melakukan abatisasi, yaitu gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jumantik).

"Kita menggalakkan satu rumah satu jumantik dan kita berharap setiap pemilik rumah bertanggung jawab atas penampungan air, agar tidak ada jentik-jentik nyamuk," ujarnya.

Barita menambahkan, para kader jumantik itu setiap satu kali dalam sebulan atau dua minggu sekali turun ke rumah-rumah warga untuk melakukan pengecekan. Setelah dicek akan dipasang stiker pada rumah tersebut.

"Jika masih ditemukan jentik-jentik, maka akan diberi tanda contreng, dan penilaian itu dilakukan sesama mereka, sehingga mereka akan malu jika masih ditemukan jentik-jentik nyamuk," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto