Susuri Sungai 6 Jam, Begini Perjalanan Prajurit TNI Evakuasi Lansia Stroke di Entikong

Reza Yunanto ยท Senin, 01 Juni 2020 - 15:23 WIB
Susuri Sungai 6 Jam, Begini Perjalanan Prajurit TNI Evakuasi Lansia Stroke di Entikong
Satgas Yonif 461/Bru evakuasi warga penderita stroke di Entikong (Foto: Dispenad)

SAMBAS, iNews.id - Prajurit TNI anggota Satgas Yonif R 641/Bru mengevakuasi seorang warga di wilayah terpencil di Desa Entikong, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang menderita stroke. Proses evakuasi berlangsung selama enam jam menyusuri Sungai Sekayam

Evakuasi warga itu diceritakan Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Suharwiyono. Menurutnya, evakuasi itu bagian dari pelayanan kesehatan yang diberikan TNI kepada masyarakat

"Selama ini kita (Satgas) memberikan pelayanan kesehatan secara rutin melalui pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulsi yang diterima iNews.id, Senin (1/6/2020).

Kukuh menceritakan, evakuasi itu bermula saat Satgas mendapat informasi seorang warga lansia bernama Lorensius O'ok (72) yang tinggal di Dusun Gunjemak, Desa Entikong, menderita stroke.

Selama ini, Lorensius tidak mendapat perawatan medis yang memadai. Dia hanya mendapat perawatan dari bidan di kampung. Bahkan oleh keluarganya, Lorensius belum pernah dibawa ke fasilitas kesehatan lantaran jarak yang jauh dan keterbatasan ekonomi.

Atas informasi itu, Satgas kemudian membawa Lorensius ke Pos Guntembawang untuk diperiksa kesehatannya. Karena kondisinya yang melemah dan kesadarannya mulai menurun, Satgas memutuskan membawa Lorensius ke puskesmas terdekat.

"Hasil musyawarah pihak keluarga dan perangkat Dusun Gunjemak, maka diputuskan membawa Lorensius O'ok ke puskesmas terdekat di Kecamatan Entikong," ujarnya.

Namun puskesmas terdekat sulit diakses menggunakan jalur darat. Jalur darat menuju puskesmas kondisinya berlumpur setelah diguyur hujan seharian.

Akhirnya, Satgas memutuskan untuk membawa pria tersebut menggunakan jalur laut melintasi Sungai Sekayam. Menggunakan perahu, Satgas menyusuri Sungai Sekayam selama enam jam untuk mencapai Puskesmas yang berjarak 70 kilometer.

Setelah sampai di Puskesmas Entikong, Lorensius langsung mendapat perawatan kesehatan yang memadai.

Satgas Yonif 641 mengevakuasi lansia stroke di Entikong dengan menyusuri Sungai Sekayam selama 6 jam. (Foto: Dispenad)
Satgas Yonif 641 mengevakuasi lansia stroke di Entikong dengan menyusuri Sungai Sekayam selama 6 jam. (Foto: Dispenad)

Kukuh menuturkan, aksi kemanusiaan yang dilakukan anggota Satgas Yonis R 641/Bru itu untuk membantu mengatasi kesulitan warga mendapatkan pelayanan kesehatan baik karena akses yang sulit dijangkau maupun karena kesulitan ekonomi.

Saat evakuasi menyusuri sungai selama enam jam, 20 orang warga Dusun Gunjemuk ikut membantu. "Terima kasih kepada keluarga dan warga Dusun Gunjemuk yang telah bersama-sama membantu evakuasi ini sehingga berjalan lancar dan aman," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto