Tekan Zona Merah, Kalbar Tambah 848 Kamar Tidur Pasien Covid-19

Antara ยท Minggu, 30 Mei 2021 - 09:31:00 WIB
Tekan Zona Merah, Kalbar Tambah 848 Kamar Tidur Pasien Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson. Foto: Antara

PONTIANAK, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) mulai mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan menambah 848 kamar tidur pasien Covid-19 yang disebar di seluruh rumah sakit kabupaten/kota. Lonjakan kasus terjadi di Kalbar pascalebaran 2021.

Kadis Kesehatan Kalbar, Harisson, mengatakan, antisipasi ini dilakukan agar Kalbar tidak memiliki wilayah zona merah. Sebab jika kapasitas kamar tidur sudah melebihi 80 persen maka wilayah tersebut sudah masuk zona merah.

"Jika sudah berada di zona kuning, kita sudah harus berhati-hati," ujar Harisson, Sabtu (29/5/2021).

Dia mengatakan, kapasitas bed occupancy ratio (BOR) atau kamar tidur di RS Sudarso Pontianak sudah 60 persen. Maka Pemprov Kalbar memilih untuk menambah kapasitas ketersediaan kamar tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Di RS Sudarso sudah kita tambah 139 tempat tidur. Sekarang BOR-nya sudah 60 persen dan untuk tempat tidur di seluruh rumah sakit yang ada di Kalbar hingga hari ini ketersediaan tempat tidur bertambah 848," ujarnya.

Dia mengatakan, terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kalbar disebabkan klaster Idul Fitri. Oleh karena itu, perlu dukungan dari Satuan Tugas (Satgas) kabupaten dan kota dalam melakukan penelusuran agar bisa segera tertangani dan tidak perlu dilarikan ke rumah sakit.

Kalbar mengalami peningkatan kasus Covid-19 namun tingkat kesembuhan mencapai 92,20 persen. Horisson mengatakan, pemda bakal menindaklanjuti instruksi dari Kemendagri terkait perpanjangan PPKM Mikro di 34 provinsi. 

"PPKM Mikro ini akan diperpanjang dari tanggal 16 Juni 2021. Kita terus berupaya untuk mengaktifkan pos Satgas Covid-19 di tingkat desa sampai RT dan RT setiap minggu harus melaporkan mengenai zonasi Covid-19," katanya.

Editor : Erwin C Sihombing