Toleransi Antarumat Beragama, Salat Idul Adha di Sanggau Dijaga Remaja Nonmuslim

Antara ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 10:56 WIB
Toleransi Antarumat Beragama, Salat Idul Adha di Sanggau Dijaga Remaja Nonmuslim
Ilustrasi toleransi antarumat beragama. (Foto: Istimewa)

SANGGAU, iNews.id – Pelaksanaan salat Idul Adha 1441 H di Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) lebih istimewa. Ini dikarenakan Orang Muda katolik (OMK) Paroki Santo Paulus, Kecamatan Sekayam, Sanggau juga turut membantu petugas menjaga keamanan.

Salat Idul Adha 1441 H di wilayah perbatasan Indonesia Malaysia ini diselenggarakan di Masjid besar At Taqwa. Bergabungnya umat nonislam dalam perayaan Idul Adha ini merupakan bentuk toleransi antarumat beragama.

"Kami di perbatasan baik di Entikong maupun Sekayam hidup beragama dan berdampingan. Karena itu kita harus menjaga toleransi antarumat beragama," kata salah satu OMK Sekayam, Kristina Meisy Andini Putri, Jumat (31/7/2020).

Dia mengatakan, kegiatan menjaga keamanan saat Salat Id sudah menjadi tradisi tahunan di perbatasan. Demikian pula dalam perayaan ibadah di gereja atau Natal, remaja masjid di Sekayam terutama dari Masjid Besar At Taqwa juga sering terlibat dalam pengamanan.

"Kebersamaan itu sudah berlangsung lama untuk menjaga dan membina toleransi antarumat beragama," kata Putri.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Besar At Taqwa, Ustaz Santoso mengakui selama ini toleransi antarumat beragama di perbatasan sudah sangat baik. Ketika hari besar keagamaan baik itu Natal dan Idul Fitri, antarumat beragama saling mengunjungi untuk meningkatkan rasa kebersamaan.

"Tadi pada saat pelaksanaan salat Idul Adha sejumlah saudara kita dari OMK St Paulus juga terlibat langsung mengamankan sekitar rumah ibadah bersama petugas dari TNI-Polri. Tentu itu sebagai bentuk kerja sama untuk menjaga toleransi antara umat beragama di perbatasan," ujar Santoso.

Santoso juga mengatakan, pelaksanaan salat Idul Adha di perbatasan juga tetap mengedepankan protokoler kesehatan untuk memutus penyebaran Covid - 19. Sebelum salat dilaksanakan, pengurus masjid bersama Satgas Covid-19 telah melakukan berbagai persiapan.

“Persiapannya antara lain menyemprotkan cairan disinfektan dalam dan di luar masjid sesuai dengan arahan pemerintah di masa adaptasi kebiasaan baru,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah