Pemkot Singkawang Sediakan Wifi Gratis untuk Belajar Daring di 26 Kelurahan

Antara ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:22 WIB
Pemkot Singkawang Sediakan Wifi Gratis untuk Belajar Daring di 26 Kelurahan
ilustrasi: wifi gratis untuk belajar daring. (iNews.id/Bagus Alit)

SINGKAWANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalimantan Barat menyediakan fasilitas wifi gratis untuk membantu belajar daring. Wifi gratis itu ditempatkan di 26 kelurahan.

"Wifi gratis itu dapat digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas pembelajaran secara daring," kata Kepala Bidang E-Goverment dan Telematika Pemkot Singkawang, Evan Ernanda, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya penyediaan wifi gratis ini menjadi terobosan Dinas Kominfo sebagai solusi kepada pelajar yang memerlukan akses internet saat pembelajaran daring. Bahkan Pemkot Singkawang telah mengimbau kepada kelurahan-kelurahan untuk membuka ruang akses pemanfaatan wifi gratis untuk para pelajar.

Evan mengatakan saat ini baru Kelurahan Sungai Garam Hilir yang telah membuka ruang akses wifi gratis. Dia berharap, penyediaan ruang akses wifi gratis ini menjadi sumbangsih pemerintah kota dalam mengatasi kebutuhan internet yang diperlukan orang tua dan pelajar.

"Semoga ini menjadi sumbangsih pemerintah kota untuk mengatasi kebutuhan internet siswa dalam pembelajaran online. Dan semoga kelurahan lain dapat mengikuti hal yang sama," katanya.

Sementara itu, Lurah Sungai Garam Hilir, Dedy Wahyudi mengatakan, fasilitas wifi gratis untuk pelajar tersebut merupakan terobosan dalam membantu meringankan beban orang tua pelajar akibat dampak dari pandemi Covid-19.

"Wifi gratis ini disediakan untuk pelajar yang saat ini masih mengikuti proses pembelajaran daring selama pandemi Covid-19, yang tentunya orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet,” katanya.

Meskipun gratis, kelurahan telah menyediakan petugas untuk memberikan pengawasan kepada pelajar yang menggunakan fasilitas tersebut. Agar tidak disalahgunakan oleh pelajar seperti bermain game atau atau mengakses konten yang tidak berhubungan dengan pelajaran.


Editor : Reza Yunanto