Ilustrasi seratusan titik api terdeteksi di Kalbar (Foto: Ist)
Antara

PONTIANAK, iNews.id - Sedikitnya 112 hotspot atau titik api akibat kebakaran hutan atau lahan (Karhutla) terpantau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Lokasi titik panas tersebut tersebar di delapan kabupaten.

Kepala BMKG Supadio Pontianak Nanang Buchori mengatakan, berdasarkan pantauan satelit Lapan, titik api terpantau di beberapa kawasan di Kalbar dan mungkin akan bertambah karena adanya peningkatan suhu udara dan penurunan kelembapan udara. Hal ini dapat memicu potensi mudahnya karhutla di Kalbar.

"Data BMKG terdapat 112 titik panas di kawasan Kalbar yang terpantau melalui satelit dan berdasarkan data Lapan," ujarnya, Senin (28/3/2022).

Menurutnya, titik api terbanyak di Kabupaten Sambas yaitu sebanyak 81 hotspot. Kemudian di Mempawah dengan jumlah 19 titik panas.

Selanjutnya di Kabupaten Sanggau, Ketapang, Singkawang dan Sintang dengan 1 titik panas. Kemudian Bengkayang 3 titik panas dan Kubu Raya 5 titik panas.

"Sementara di Kapuas Hulu, Landak, Sekadau, Kayong Utara, Melawi dan Kota Pontianak tidak terpantau titik api," katanya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT