Sebelumnya, CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Jamartin Sihite, menilai kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke pusat rehabilitasi orangutan memberi ruang bagi pemerintah untuk melihat secara langsung dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap satwa.
Bagi Jamartin, melihat kondisi di lapangan menjadi penting karena dampak karhutla terhadap orangutan tidak selalu terlihat hanya dari ada atau tidaknya api di kawasan rehabilitasi.
Meski areal pusat rehabilitasi BOSF belum tersentuh api, asap telah menyebar dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan terhadap orangutan, terutama yang sebelumnya telah memiliki masalah pernapasan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait