Seekor orangutan dewasa masuk ke kawasan perkantoran di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Satwa dilindungi tersebut diduga keluar dari habitatnya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: iNews TV/Ade Sata)

Sebelumnya, CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Jamartin Sihite, menilai kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke pusat rehabilitasi orangutan memberi ruang bagi pemerintah untuk melihat secara langsung dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap satwa.

Bagi Jamartin, melihat kondisi di lapangan menjadi penting karena dampak karhutla terhadap orangutan tidak selalu terlihat hanya dari ada atau tidaknya api di kawasan rehabilitasi.

Meski areal pusat rehabilitasi BOSF belum tersentuh api, asap telah menyebar dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan terhadap orangutan, terutama yang sebelumnya telah memiliki masalah pernapasan.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network