Menurut informasi, semburan lumpur ini berawal dari aktivitas pengeboran untuk membuat sumur air dekat bangunan laboratorium.
Di kedalaman 40 meter, tiba-tiba timbul percikan api yang disertai suara ledakan dan disusul semburan lumpur bercampur air.
"Pada saat 40 meter terjadi ledakan dan percikan api kemudian semburan lumpur," ujar Kapolsek Jungkat, Ipda Fadillah Anugrah Sakti.
Tak ada korban luka akibat semburan lumpur ini. Hanya saja bangunan laboratorium dekat lokasi semburan lumpur mengalami kerusakan parah.
Semburan lumpur kini telah berhenti, namun meninggalkan lubang besar berdiameter kurang lebih 5 meter yang kini telah dipasang garis polisi.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Amaliyah, Kyai Husna mengatakan, pengeboran di kompleks pesantren bertujuan untuk mencari air bersih untuk keperluan para santri.
"Itu untuk air bersih untuk minum santri," kata Kyai Husna.
Editor : Reza Yunanto
semburan lumpur wajok hilir mempawah kalimantan barat pondok pesantren viral di media sosial pengeboran sumur
Artikel Terkait