Kapolsek Batang Lupar bersama tim gabungan dan warga mencari Empati di hutan perbatasan RI-Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Kalbar. (Foto: ANTARA/HO)
Antara

PUTUSSIBAU, iNews.id - Empati (65) seorang warga Desa Sepandan, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat hilang di hutan perbatasan Indonesia (RI)-Malaysia. Pencarian orang hilang ini terus dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan.

"Sekarang ini sudah pencarian hari ketujuh. Mudah-mudahan korban ditemukan," ujar Kapolsek Batang Lupar Ipda Ignasius, Senin (18/1/2021).

Dia menjelaskan, Empati pergi ke hutan di belakang Rumah Betang Dusun Tematu Desa Sepandan Kecamatan Batang Lupar sejak Selasa (12/1/2021). Dia pergi saat pagi hari untuk mencari rotan, namun tidak kembali sampai saat ini.

Menurutnya, keluarga bersama masyarakat serta TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pramuka Kapuas Hulu serta Satpol PP telah berupaya mencari korban.

"Kami bersama tim gabungan sudah menyisir di sekitar lokasi kejadian karena saat pencarian sebelumnya ditemukan rotan dan pukat korban. Tetapi untuk korban belum ditemukan," kata Ignasius.

Dari beberapa keterangan saksi mata, Empati pergi ke hutan menggunakan baju berwarna kuning dan celana panjang hitam.

"Kami mohon doa masyarakat agar korban segera ditemukan," ucap Ignasius.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT