Geobag pengendali banjir di Sungai Melawi, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat kembali jebol. (Foto: iNews/Gusti Eddy).

Menurut Anto, pemasangan geobag di bantaran Sungai Melawi kurang efektif. Geobag dinilai merugikan masyarakat karena menyebabkan badan jalan mengalami keretakan akibat kontur tanah turun.

Anto menambahkan, sebagian masyarakat juga tak setuju dengan proyek pengendalian banjir Kementerian PUPR ini. Pembangunan geobag terlaksana dan mendapat izin masyarakat karena pada saat itu dikatakan akan ada tahap selanjutnya yaitu pembangunan turap.

"Kalau tidak, nggak ada yang mau warga sini," ujarnya.

Dia berharap Kementerian PUPR turun langsung melihat kondisi geobag yang jebol. 

Sebelumnya geobag di bantaran Sungai Melawi ini jebol pada Rabu 2 Februari 2022. Geobag jebol sepanjang 200 meter usai diguyur hujan deras.


Editor : Reza Yunanto

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network