Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji meminta tracing dan testing Covid-19 dipercepat memanfaatkan 100.000 stok swab antigen. (Antara)
Antara

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta tracing kasus Covid-19 dipercepat. Testing juga diperbanyak dengan memanfaatkan stok 100.000 swab antigen yang belum digunakan.

"Kita mau selesaikan 100.000 antigen ini. Karena kalau tidak digunakan akan mubazir. Barangnya juga sudah ada," ujar Sutarmidji di Pontianak, Kamis (5/8/2021).

Sutarmidji mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar untuk memantau testing Covid-19 dan tracing di seluruh kabupaten dan kota.

Polda Kalbar dan Kodam XII/Tanjungpura akan digandeng untuk mempercepat tracing dan testing.

"Untuk pelaksanaan tracing dan testing menggunakan antigen, akan bekerja sama dengan Polda Kalbar dan Pangdam XII Tanjungpura dengan mengarahkan personel yang ada," ujar Sutarmidji.

Untuk kabupaten yang kasusnya membeludak, Sutarmidji meminta kepada Dinkes Kalbar agar diberi perhatian lebih. Salah satunya pasokan obat-obatan untuk penyembuhan Covid-19.

"Contoh apabila kasus di Kabupaten Sambas membeludak yang positif Covid-19, boleh dikirimkan 100 paket obat. Kemudian Kota Pontianak 100 paket. Sisanya silakan disalurkan kepada daerah lain yang membutuhkan, karena persediaan obat kita tidak banyak," ujarnya.

Saat ini ada dua kabupaten di Kalbar yang berada pada zona merah, yakni Sambas dan Kubu Raya. Sedangkan 11 kabupaten/kota berada di zona oranye, dan hanya satu yang ada di zona kuning.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT