Ilustrasi pembunuhan.
Demon Fajri

BENGKULU, iNews.id - Polisi mengusut kasus pembunuhan dalam keluarga di Desa Taba Anyar, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu yang berlatar belakang harta warisan. Tak hanya soal harta, pelaku ternyata menghabisi nyawa korban karena sakit hati pernah dianiaya.

Pelaku adalah BET. Dia menghabisi nyawa kakaknya J (45) dengan dua tusukan di di bagian belakang tubuh hingga menembus perut.

"Terduga pelaku sakit hati kepada korban karena arogan dan sempat jadi korban penganiayaan. Terduga pelaku juga ingin menguasai kebun warisan dari orang tua mereka," ujar Kapolsek Kota Padang, Iptu M Zuhdi, Selasa (7/6/2022).

Penganiayaan itu terjadi pada Januari 2022. Pelaku merasa sakit hati dianiaya korban yang dinilainya arogan.

Zuhdi mengatakan, usai membunuh kakak kandungnya, pelaku melarikan diri ke Desa Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan hingga akhirnya ditangkap.

Polisi yang menangkap pelaku menemukan senjata tajam jenis pisau beserta sarung.

"Terduga pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun," kata Zuhdi.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT