Kasat Reskrim Polres Mempawah AKP Muhammad Risky Rizal. (Foto: iNews/Uun Yuniar)
Uun Yuniar

MEMPAWAH, iNews.id - Polres Mempawah memeriksa lima saksi kasus pembacokan mantan Kapolsek Mandor di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar) inisial ED hingga tewas. Kelima orang tersebut melihat langsung peristiwa pembacokan pada 9 September 2021.

"Saksi tersebut yang melihat, mendengar dan menyaksikan dugaan penganiayaan hingga tewas," ujar Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Risky Rizal, Jumat (10/9/2021).

Pelaku MS yang membacok korban ED hingga tewas dirawat di RSUD dr Soedarso, Pontianak. (Foto: iNews/Uun Yuniar)

Sementara itu pelaku pembacokan yakni MS telah ditetapkan menjadi tersangka. Dia masih menjalani perawatan di rumah sakit, karena mengalami luka parah di leher akibat senjata tajam.

Rizal meminta masyarakat menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian, dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Diberitakan sebelumnya, korban ED tewas dibacok usai berkelahi dengan MS di Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Dia dibacok oleh MS di bagian kepala. 

Sedangkan MS ditemukan tak jauh dari lokasi dalam keadaan sekarat. Lehernya terluka akibat sabetan parang yang diduga dilakukan sendiri usai membunuh ED.

Polisi mengevakuasi keduanya ke puskesmas terdekat. Namun pelaku MS kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedarso Pontianak untuk mendapat perawatan intensif.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT