Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar Dedy Mandarsyah dikaitkan netizen dengan kasus viral dokter koas dipukuli. (Foto: IG/BPJN Kalbar)

"Kami sudah melaporkan kejadian ini pada kepolisian dan berharap pelaku dapat diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia," ujar Wahyu, Jumat (13/12/2024).

Wahyu mengaku terkejut saat mendapat kabar anaknya mengalami penganiayaan. Menurutnya, pendidikan dokter yang ditempuh anaknya tidaklah mudah.

"Sebagai calon dokter muda harus ditempa untuk siap dengan kondisi apapun dalam bertugas. Kami merasa kecewa dengan peristiwa ini dan keadilan harus ditegakkan," katanya.

Sejak kasus ini mencuat ke publik, Wahyu mengaku tak ada upaya dari pihak terlapor untuk datang meminta maaf. Meski begitu, dia tetap menolak andai kata keluarga lady mau datang meminta maaf.

"Belum ada yang menemui dan kami juga belum bersedia. Biarkan saja proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kami serahkan seluruhnya ke polisi," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network