"Walaupun kita dari kampung, tapi kita adalah pramuka yang beretika, disiplin, dan ramah. Jangan tidak percaya diri, harus percaya diri. Sampai di sana jangan diam-diam saja, kenalan ya," tuturnya.
Kedua, dia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik selama mengikuti jadwal Jamnas yang padat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Ketiga, momen berskala nasional ini harus dimanfaatkan untuk memperluas jaringan persaudaraan.
"Manfaatkan momentum berharga ini untuk berkenalan dengan ribuan sahabat pramuka. Indonesia itu besar sekali, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," ucapnya.
Keempat, Karolin mendorong para peserta untuk berani menampilkan potensi terbaik, baik dari segi seni, budaya, maupun keunggulan Kabupaten Landak di kancah Nusantara.
Selain memberikan arahan kepada peserta, Bupati Karolin juga menitipkan keselamatan dan pembinaan anak-anak kepada para pembina pendamping. Dia berharap pengalaman belajar di alam terbuka ini dapat menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda Landak.
"Saya berharap kita bisa menjadi sumber daya manusia yang melahirkan pemimpin-pemimpin baru di masa yang akan datang, sehingga Kabupaten Landak mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mengharumkan nama Kalimantan Barat, bahkan Indonesia," katanya.
Acara pelepasan ditutup dengan prosesi penyematan atribut berupa jaket dan penyerahan tas kontingen secara simbolis oleh Bupati Karolin kepada perwakilan peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Satya Dharma Pramuka.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait