Dahulu kala, orang Tionghoa menyebut Singkawang dengan sebutan San Keuw Jong dalam Bahasa Hakka.
Mereka berasumsi, Singkawang yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna. Selain itu terdapat pegunungan dan sungai yang airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai sampai ke muara laut.
Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai cukup menjanjikan, para penambang tersebut kemudian beralih profesi menjadi petani dan pedagang. Pada akhirnya para penambang tersebut memutuskan untuk menetap di Singkawang hingga turun-temurun.
Itulah sejarah singkat mengapa Singkawang memiliki penduduk yang mayoritasnya keturunan Tionghoa.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait