Suasana saat proses evakuasi jenazah bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat berinisial AN (35).(Foto : iNews/Uun Yuniar)
Tim iNews

BOGOR, iNews.id - Polisi mengungkap kasus pembunuhan bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat berinisial AN (35). Dia ditemukan dalam kondisi tangan dan leher terjerat di wilayah Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhir Juli lalu.

Hasil pemeriksaan polisi, pembunuhan ini diotaki pelaku berinisial AK (33) oknum anggota TNI AU yang bertugas di Kalbar. Korban AN dihabisi saat hendak menagih utang kepada pelaku AK sebesar Rp300 juta.

Uang tersebut rencananya akan digunakan korban untuk menggantikan uang KONI senilai Rp600 juta yang diduga digunakannya secara pribadi sebesar Rp600 juta.

Dalam perkara ini, polisi menangkap empat pelaku masing-masing berinisial AK (33), AA (37), D (37) dan RH (25).

"Salah satu pelaku oknum TNI. Makanya kami kemarin bekerja sama dengan Satpom TNI AU Lanud Atangsendjaya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut," ujar Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan, Kamis (11/8/2022).

Siswo menjelaskan, oknum TNI tersebut berdinas aktif di wilayah Kalbar. Tetapi, ketika dilakukan penangkapan karena statusnya sebagai peserta didik di Lanud Atangsendjaya TNI AU, Bogor.

"Yang bersangkutan sebenarnya berdinas di Kalbar. Keberadaan yang bersangkutan di sini sebagai peserta didik. Tapi organiknya di Kalbar," katanya.

Selain oknum anggota, pelaku juga diketahui sebagai mantan atlet tinju lokal Kalbar. Saat ini, pelaku sudah ditahan di Lanud Atangsendjaya.

"Mantan atlet tinju lokal Kalbar. (Sekarang) ditahan di Lanud (Atangsendjaya). Tidak melakukan perlawanan, mereka semua kooperatif," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT