Sementara di Kota Singkawang juga ditemukan kasus positif pada dua ekor babi. Namun kondisi babi tersebut masih sehat dan tidak ada kejadian atau kematian pada babi di daerah sekitarnya.
Menurut Musnif Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar telah melakukan pencegahan dengan melakukan penyuntikan serum konvalesen.
"Serum konvalesen merupakan bantuan dari direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan sebanyak 3.750 vial atau 60.000 dosis dan telah terealisasi sebanyak 877 vial atau 8.360 ekor ternak babi," katanya.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait