PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan memperbaiki penanganan anak jalanan dan pengamen. Mereka yang terjaring razia akan disalurkan ke rumah-rumah kreatif.
"Ada beberapa solusi untuk anak jalanan seperti menyalurkan bakat mereka ke rumah-rumah kreatif agar pola pikir mereka menjadi lebih baik," tutur Edi di Pontianak, Rabu (9/6/2021).
Edi mengatakan, untuk anak yang masih di bawah umur juga akan dititipkan ke pusat pelayanan anak terpadu (PLAT). Di tempat itu para anak jalanan akan mendapat pembinaan sehingga tidak lagi berkeliaran di jalan.
Edi berharap kebijakan ini bisa meminimalkan anak jalanan yang menganggu ketertiban umum seperti mengamen dan mengemis. Sebab, ada beberapa anak jalanan yang setelah dikembalikan ke orang tuanya malah kembali lagi ke jalanan.
"Efektif atau tidaknya harus dicoba, dan nanti kita lihat hasilnya," ujarnya.
Sebelumnya Edi mengatakan Pemkot Pontianak akan terus menggelar razia ketertiban umum. Namun dia meminta agar penanganan untuk anak jalanan diperbaiki. Hal itu terkait viralnya video anggota Satpol PP Pontianak mematahkan gitar ukulele milik pengamen jalanan.
Edi mengaku telah memberi teguran kepada anggota Satpol PP tersebut, dan berjanji akan mengganti lima ukulele yang dipatahkan.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait