Berdasarkan laporan itu, polisi setempat, Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) serta tim SAR datang ke lokasi untuk mencari korban. Namun korban hingga kini belum ditemukan.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak berwenang Sarawak," ujarnya.
Dari penelusuran identitas, paspor korban ternyata sudah kedaluwarsa sehingga diduga dia bekerja secara ilegal di Malaysia.
Menurut informasi, korban masuk ke Sarawak melalui Nunukan, Kalimantan Utara sekitar 9 bulan yang lalu.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait