4 Desa di Melawi Kalbar Diterjang Banjir, Satu Rumah Tertimbun Tanah Longsor

Antara ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 10:31 WIB
4 Desa di Melawi Kalbar Diterjang Banjir, Satu Rumah Tertimbun Tanah Longsor
Banjir akibat luapan Sungai Nekan merusak sejumlah rumah di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu (8/7/2020). (Antara)

MELAWI, iNews.id - Sebanyak empat desa di Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat diterjang banjir dan tanah longsor. Sejumlah rumah terendam banjir dan satu rumah rusak tertimbun longsoran tanah.

"Banjir dan tanah longsor disebabkan curah hujan yang cukup tinggi. Akibatnya satu keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan cukup serius," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi, Gusti Syafarudin dihubungi Kamis (9/7/2020) malam.

Dia mengatakan, empat desa yang diterjang banjir itu yakni Desa Siling Permai, Nanga Sayan, Sayan Jaya, dan Lingkar Indah. Keempat desa tersebut terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Rabu (8/7/2020).

"Tim gabungan reaksi cepat BPBD Melawi berada di lokasi tanah longsor untuk melakukan pendataan serta melakukan kaji cepat," katanya.

Terpisah, tokoh masyarakat Kecamatan Sayan, Abdul Hadi menyampaikan bahwa longsor yang terjadi di Desa Lingkar Indah mengakibatkan ruas jalan provinsi penghubung Kecamatan Sayan dengan Kota Baru juga tertimbun tanah longsor sepanjang sekitar 30 meter.

"Untuk longsor di Desa Siling Permai terjadi di pinggir jalan dan di Desa Nanga Sayan tanah longsor menimbun enam rumah penduduk," ucapnya.

Selain Kecamatan Sayan, banjir juga terjadi di Kecamatan Sokan. Hujan deras di wilayah itu mengakibatkan air dari Sungai Pinoh meluap dan menggenangi perumahan penduduk di lima desa yaitu Desa Nanga Potai, Desa Sepakat, Desa Nanga Sokan, Desa Muara Tanjung dan Desa Tanjung Sokan, dengan kedalaman rata-rata dua meter.

Selain itu banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Kota Baru, yakni di Desa Batu Begigi, Desa Suka Maju, Desa Loka Jaya dan Desa Mungkin Ombak dengan kedalaman air kurang lebih satu meter.

"Dalam bencana alam longsor dan banjir di Kabupaten Melawi tidak ada korban," katanya.


Editor : Reza Yunanto