Atasi Kelangkaan, Pertamina Tambah Persediaan Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Kalbar

Antara ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:18 WIB
Atasi Kelangkaan, Pertamina Tambah Persediaan Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Kalbar
Ilustrasi gas elpiji 3 kg. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, iNews.id – Persediaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kalimantan Barat (Kalbar) ditambah 149.160 buah untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi beberapa pekan terakhir. Penyaluran tabung gas ini dilakukan secara bertahap mulai mulai dari 30 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Region Manager Communication Relation and CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun mengatakan, Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan menambah jumlah tabung gas elpiji lantarab ada kenaikan permintaan menjelang dan sesudah Idul Adha.

"Penambahan cadangan ini mengacu pada rata-rata konsumsi harian bulan Juli 2020 yang meningkat 5,7 persen atau 133.966 tabung per hari, dari rata-rata konsumsi harian 126.769 tabung per hari," katanya, Sabtu (1/8/2020).

Roberth menjelaskan, pada bulan Agustus, 2020 diprediksi pemakaian elpiji tabung tiga kilogram di Kalbar meningkat 3,6 persen dari rata-rata harian normal. Peningkatan ini setara dari 127.025 menjadi 131.574 tabung per hari.

"Pertamina berkomitmen untuk dapat memenuhi kebutuhan akan elpiji subsidi di tengah masyarakat, namun hal ini harus didukung juga oleh masyarakat," ujarnya.

Dia berharap, penggunaan elpiji subsidi ini benar-benar bagi mereka yang berhak. Sementara bagi mereka yang mampu, diminta beralih ke elpiji nonsubsidi, yaitu produk Bright Gas dengan varian 220 gram, 5,5 kilogram, dan atau elpiji tabung 12 kilogram.

Pertamina menyalurkan elpiji subsidi melalui lembaga penyalur resmi, yaitu pangkalan-pangkalan. Untuk mencegah adanya masyarakat yang membeli tidak sesuai peruntukannya, apalagi cenderung ke "panic buying".

“Pertamina telah melakukan sistem pembelian satu tabung/ per KK, katanya.

Lebih lanjut, Roberth menambahkan, untuk mencegah adanya penjualan elpiji subsidi di atas HET (harga eceran tertinggi) di tingkat pengecer, dia mengimbau agar membeli elpiji di pangkalan resmi. Di Kalbar, ada sebanyak 3.110 pangkalan PSO.

Dia menambahkan, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam pengawasan distribusi elpiji dan meningkatkan pelayanan dari Pertamina. Salah satunya dengan melaporkan ke Call Centre 135 dan ke email pcc@pertamina.com.


Editor : Umaya Khusniah