Berlawanan dengan Trump, Prancis Sebut Tak Ada Bukti Virus Corona dari Lab Wuhan

Anton Suhartono ยท Sabtu, 18 April 2020 - 16:30 WIB
Berlawanan dengan Trump, Prancis Sebut Tak Ada Bukti Virus Corona dari Lab Wuhan
Pejabat Prancis sebut virus corona bukan dari lab Wuhan (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Seorang pejabat istana kepresidenan Prancis menyebut belum ada bukti yang menunjukkan virus corona merupakan hasil rekayasa laboratorium Kota Wubah, China, yang kemudian bocor.

Pernyataan dari pejabat yang tidak disebutkan identitasnya itu berlawanan dengan sikap Gedung Putih yang yakin virus corona merupakan 'produk' lab di Wuhan.

Wuhan merupakan kota pusat epidemi virus corona yang hingga kini sudah merenggut lebih dari 150 nyawa di seluruh dunia dan menjangkiti sekitar 2,2 juta orang di 210 negara dan wilayah.

"Kami akan memperjelas bahwa hingga saat ini tidak ada bukti nyata yang menguatkan informasi, yang marak di pemberitaan Amerika Serikat baru-baru ini, bahwa ada kaitan asal mula Covild-19 dengan hasil laboratorium P4 di Wuhan, China," kata seorang pejabat istana kepresidenan Emmanuel Macron, dikutip dari Reuters, Sabtu (18/4/2020).

Laboratorium P4 itu memang dibangun atas kerja sama China dengan Prancis.

Pada 2014, Menteri Luar Negeri Prancis saat itu Michel Barnier meneken kesepakatan dengan China untuk membangun laboratorium penelitian penyakit menular biosafety level 4 atau tingat  tertinggi, di Wuhan.

Dalam pernyataan terbaru soal asal muasal virus corona, Presiden Donald Trump mengatakan pemerintahannya berupaya mendalami tahu apakah virus corona berasal dari laboratorium di Wuhan atau bukan.

Konsensus ilmiah sejauh ini menyatakan bahwa SARS-CoV-2, nama resmi virus corona, berasal dari kelelawar.

China berkali-kali menepis tuduhan keterlibatan lab Wubah. Institut Virologi Wuhan menepis rumor bahwa virus merupakan hasil rekayasa salah satu laboratorium miliknya atau berasal dari salah satu fasilitas semacam itu.


Editor : Anton Suhartono