BIN Ingatkan Warga Kalbar Ancaman Kelompok Radikal Kanan, Ada Apa?

Antara ยท Sabtu, 17 September 2022 - 20:21:00 WIB
BIN Ingatkan Warga Kalbar Ancaman Kelompok Radikal Kanan, Ada Apa?
Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah Kalimantan Barat Brigjen Pol Rudi Tranggono. (ANTARA/Andilala)

PONTIANAK, iNews.id - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat di provinsi tersebut untuk tetap waspada terhadap ancaman kelompok-kelompok radikal kanan. Kelompok ini disebut ingin mengubah ideologi Pancasila.

Pernyataan ini disampaikan langsung Kepala BIN Kalbar Brigjen Pol Rudi Tranggono di Pontianak, Sabtu (17/9/2022).

"Kelompok itu berkembang di beberapa daerah di Kalbar yang merupakan sisa-sisa dari kebijakan larangan oleh pemerintah terhadap organisasi-organisasi yang tidak berazaskan Pancasila," ujarnya.

Dia mencontohkan, kelompok atau organisasi itu seperti ingin membangun negara kekhalifahan dan sebagainya.

"Paham itu meskipun dilarang, tetapi dari hasil monitoring kami masih ditemukan kelompok-kelompok kecil seperti itu, tetapi sporadis," katanya.

Dia terus mengajak masyarakat di Kalbar berpikir cerdas. Bangsa ini tidak bisa dibangun dengan satu kelompok saja.

"Karena kita Bhinneka Tunggal Ika dari berbagai suku bangsa, budaya dan bahasa sehingga tidak bisa dibawa ke dalam satu kelompok maupun satu warna. Ibarat taman, akan tampak indah kalau bunganya warna-warni," ucapnya.

Dalam hal pencegahan, BIN bekerja sama dengan instansi terkait serta terus memantau. Kalau ada pelanggaran, aparat hukum akan menindaknya.

"Kalau memang masih bisa dilakukan pembinaan, akan dilakukan pembinaan dengan instansi terkait lainnya. Salah satunya FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama)," ujarnya.

Menurutnya, paham radikal masih berkembang karena pemahaman sempit sehingga menganggap agama tertentu yang harus dimurnikan, harus diikuti.

"Paham seperti itu akan tergilas oleh waktu karena mereka dijanjikan angin surga, kalau mengikuti paham mereka akan masuk surga. Padahal surga dan neraka merupakan hak prerogatif dari Allah SWT," ujarnya.

Dia juga mengajak kepada masyarakat untuk terus berbuat baik dan selalu hidup dengan toleransi, jauhi hal-hal negatif maka hal itu merupakan jalan menuju surga.

Editor : Donald Karouw

Follow Berita iNewsKalbar di Google News

Bagikan Artikel: