Bos Kayu Melawi Dituntut 1 Tahun 4 Bulan dalam Kasus Penebangan Ilegal

Gusti Eddy · Selasa, 26 Juli 2022 - 16:20:00 WIB
Bos Kayu Melawi Dituntut 1 Tahun 4 Bulan dalam Kasus Penebangan Ilegal
Kejari Sintang menuntut pengusaha kayu di Melawi dengan tuntutan ringan 1 tahun 4 bulan. (Foto: Ilustrasi))

SINTANG, iNews.id - Pengadilan Negeri (PN) Sintang menggelar sidang kasus penebangan kayu ilegal dengan terdakwa Edy Muhady alias Akiong. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pengusaha kayu di Melawi itu dengan tuntutan minimal 1 tahun 4 bulan penjara.

Sidang digelar di ruang cakra, PN Sintang, Selasa (26/7/2022) yang dipimpin ketua majelis hakim Muhammad Zulqarnain.

JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang, Samuel F Hutahayan juga menuntut Akiong dengan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Namun Akiong tidak hadir langsung di persidangan. Dia mengikuti sidang secara virtual dari Lapas Kelas II B Sintang dan hanya kuasa hukumnya yang hadir di PN Sintang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Sintang, Budi Murdianto mengatakan, ada dua pilihan tuntutan terhadap Akiong, yakni ancaman minimal 1 tahun atau maksimal 5 tahun.

"JPU menuntut terdakwa Akiong dengan ancaman minimal setelah melihat fakta-fakta persidangan dan sejumlah ketarangan para saksi," kata Budi.

Barang bukti dalam kasus ini yakni satu unit mobil dump truck dan 72 batang kayu belian telah dirampas oleh negara.

Kuasa hukum Akiong, Yustinus Bianglala mengatakan akan mengajukan nota pembelaan pada sidang berikutnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: