Desa di Perbatasan Indonesia-Malaysia Terendam Banjir Luapan Danau Sentarum

Antara ยท Selasa, 29 September 2020 - 14:12 WIB
Desa di Perbatasan Indonesia-Malaysia Terendam Banjir Luapan Danau Sentarum
Ilustrasi: Banjir merendam ratusan rumah di Kapuas Hulu, Kalbar akibat curah hujan tinggi. (Foto: ist)

KAPUAS HULU, iNews.id - Dua desa yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terendam banjir. Penyebab banjir akibat meluapnya air di Danau Sentarum.

"Laporan yang kami terima ada Desa Sepandan dan Lanjak Deras yang saat ini terendam banjir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, dihubungi dari Putussibau, Selasa (29/9/2020).

Menurutnya, banjir tersebut terjadi sejak Jumat (26/9/2020). Ketinggian air yang merendam wilayah perbatasan itu rata-rata hingga dua meter.

Untuk Desa Sepandan, ada 107 rumah yang dilaporkan terendam banjir. Sedangkan di Desa Lanjak Deras, rumah yang terendam banjir mencapai 121 unit.

"Kami minta pihak desa dan kecamatan segera melaporkan setiap perkembangan banjir," ujarnya.

Terpisah, Camat Batang Lupar, Ilham mengatakan, saat ini banjir masih merendam sejumlah titik di Batang Lupar terutama daerah pesisir kawasan Danau Sentarum. Menurutnya, kondisi air masih naik karena curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir.

"Danau Sentarum meluap karena kondisi sungai Kapuas pun saat ini masih banjir sehingga sejumlah daerah di kawasan Danau Sentarum terendam banjir," katanya.

Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada masyarakat yang mengungsi dan memilih bertahan di rumah. Namun mengantisipasi banjir semakin meluas, sebuah gedung olahraga disiapkan sebagai posko penampungan pengungsian warga korban banjir.

"Sementara belum ada yang mengungsi, kalau pun ada yang mengungsi nanti, kita siapkan gedung olahraga dan rumah adat bersatu untuk tempat pengungsian dan untuk perkembangan banjir akan kami sampaikan kembali," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto